PEREKONOMIAN 3 - 4 SEKTOR
Perekonomian
3 Sektor
Sistem Perekonomian tiga sektor merupakan perekonomian yg terdiri dari sektor-sektor rumah tangga, perusahaan dan pemerintah. Dalam perekonomian tiga sektor belum terdapat kegiatan mengekspor dan mengimpor. Oleh sebab itu, perekonomian tiga sektor dinamakan juga perekonomian tertutup.
Campur
tangan pemerintah dalam
perekonomian menimbulkan dua
perubahan penting dalam proses penentuan keseimbangan pendapatan
nasional, yaitu:
1.
Pungutan pajak
yang dilakukan pemerintah
akan mengurangi pengeluaran agregat melalui pengurangan atas
konsumsi rumah tangga.
2.
Pajak memungkinkan pemerintah
melakukan perbelanjaan dan
ini akanmenaikkan
perbelanjaan-perbelanjaan agregat.
Campur tangan pemerintah dalam perekonomian
akan menimbulkan tiga jenis aliran
baru dalam sirkulasi
aliran pendapatan. Tiga
jenis aliran yang
baru tersebut adalah :
1.
Pembayaran pajak oleh rumah
tangga dan perusahaan kepada pemerintah. Pembayaran pajak
tersebut menimbulkan pendapatan
kepada pihak pemerintah. Ia
merupakan sumber pendapatan pemerintah yang utama.
2.
Pengeluaran dari
sektor pemerintah ke
sektor perusahaan. Aliran
ini menggambarkan nilai pengeluaran pemerintah atas barang-barang dan
jasayang diproduksikan oleh sektor perusahaan.
3.
Aliran pendapatan dari
sektor pemerintah ke sektor rumah tangga. Aliranitu timbul
sebagai akibat dari
pembayaran atas konsumsi
faktor-faktorproduksi yang dimiliki sektor rumah tangga oleh pemerintah.
Pembayaran oleh sektor perusahaan sekarang
dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:
1)
Pembayaran kepada sektor rumah
tangga sebagai pendapatan kepada faktor-faktor produksi. Pembayaran pajak pendapatan perusahaan kepada pemerintah.
2)
Pendapatan yang diterima rumah
tangga sekarang berasal dari dua sumber : Dari pembayaran gaji dan
upah, sewa, bunga dan utang oleh perusahaan. Dari pembayaran gaji dan
upah oleh pemerintah.
Keseimbangan
Perekonomian Tiga Sektor
Dalam suatu
perekonomian keseimbangan pendapatan nasional akan tercapai apabila penawaran
agregat adalah sama dengan pengeluaran agregat.
Keseimbangan:
Y
= AE, atau Y = C + I + G
Y
= penawaran agregat
AE
= pengeluaran agregat
C
= konsumsi rumah tangga
I
= investasi perusahaan
G
= pengeluaran pemerintah
Berdasarakan aliran pendapatan nasional,
Y = C + S + T
Jika C dikurangi dari setiap ruas, maka
dalam perekonomian tiga sektor I dan Gadalah
suntikan kedalam sirkulasi aliran pendapatan, sedangkan S dan T adalah
kebocoran. Sebagai kesimpulan dapatlah dirumuskan bahwa dalam perekonomian tiga
sector yang mencapai keseimbangan akan berlaku keadaan:
I + G = S +
T
Y = Tingkat pendapatan
S = Tabungan
T = Pajak
Perekonomian
4 Sektor
Sistem
Perekonomian empat sektor merupakan perekonomian yg terdiri dari sektor-sektor
rumah tangga, perusahaan, pemerintah, dan sektor luar negeri. Sektor luar
negeri ini mencakup kegiatan mengekspor dan mengimpor. Oleh sebab itu,
perekonomian empat sektor dinamakan juga perekonomian terbuka.
Sektor
Rumah Tangga
Terdiri dari
individu-individu yang bersifat
homogen. Dalam peekonomian empat sektor, sektor rumah
tangga menjalin hubungan dengan sektor-sector lain yaitu sektor perusahaan,
pemerintah dan dunia internasional .
v Hubungan dengan Perusahaan
Rumah tangga melakukan pembelian
barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan untuk konsumsi. Rumah tangga
mendapatkan pendapatan berupa
gaji, upah, sewa,dividen, bunga, dll dari perusahaan
v Hubungan dengan Pemerintah
Rumah tangga menyetorkan sejumah uang
sebagai pajak.
Rumah tangga menerima penerimaan
berupa gaji, bunga, penghasilan non balas jasa, dll
v Hubungan dengan Dunia Internasional
v Rumah
tangga mengimpor barang
dan jasa dari
luar negeri untukmemenuhi kebutuhan hidup
Sektor
Perusahaan
Gabungan unit
kegiatan yang menghasilkan produk
barang dan jasa. Samahalnya dengan
sektor rumah tangga, sektor perusahaan juga menjalinhubungan dengan sektor rumah tangga, sektor pemerintah juga sektor dunia internasional.
1)
Hubungan dengan Rumah Tangga
Perusahaan menghasilkan
produk-produk barupa barang dan jasa yangdikonsumsi oleh masyarakat. Perusahaan memberikan
penghasilan dan keuntungan kepada rumah tangga barupa gaji, deviden, sewa, upah,
bunga, dsb.
2)
Hubungan dengan Pemerintah
2)Perusahaan
membayar pajak kepada pemerintah. Perusahaan menjual produk dan jasa kepada
pemerintah. Hubungan dengan Dunia Internasional. Perusahaan melakukan
impor atas produk barang maupun jasa dari luar negeri.
2)
Sektor
pemerintah
Bertindak
sebagai pembuat dan pengatur kebijakan masyarakat dan bisnis.
1.
Hubungan dengan RumahTangga
Pemerintah menerima setoran pajak rumah tangga untuk
kebutuhan operasional, pembangunan, dan lain-lain.
2.
Hubungan dengan Perusahaan
Pemerintah mendapatkan penerimaan pajak dari pengusaha. Pemerintah membeli
produk dari perusahaan berdasarkan dana anggaran belanja yang
ada.
3.
Hubungan dengan Dunia Internasional.
Pemerintah mendapatkan penerimaan pajak dari dunia
internasional. Dari ekspor pemerintah mendapatkan devisa. Selain itu, pemerintah Menetapkan
kebijakan ekspor maupun impor
Sektor dunia
Internasional/Luar negeri
Hubungan dengan
masyarakat luar negeri telah mencipakan terjadinya arus masuk barang dan jasa
(impor barang dan jasa) serta arus masuk
faktor-factor produksi (impor faktor-faktor produksi). Selain itu, terjadi pula
arus keluar barang dan jasa (ekspor barang dan jasa) serta arus keluar
faktor-factor produksi (ekspor faktor-faktor produksi).
1.
Hubungan dengan RumahTangga
Dunia internasional menyediakan barang dan jasa untuk
kepentingan rumah tangga.
2.
Hubungan dengan Perusahaan
Dunia internasional mengekspor produknya kepada bisnis-bisnis
perusahaan.
Komentar
Posting Komentar