AFFILIATE MARKETING

( Dosen Pengampu : Tofan Tri Nugroho, S.E., M.M. )

NAMA                    : Melisa Alviana

NIM                        : 222010200002

PRODI                    :  MANAJEMEN

KELAS                   : B1

MATA KULIAH     : DIGITAL MARKETING

Affiliate marketing adalah konsep pemasaran yang digunakan untuk mempromosikan produk, layanan, atau website secara online, di mana seorang affiliator mendapatkan komisi dari pemilik produk atas penjualan yang berhasil mereka lakukan. Dalam jaringan affiliate marketing, terdapat tiga peran utama. Pertama, Merchant atau penjual, yaitu pemilik produk yang bersedia memasarkan produknya secara online melalui affiliate. Kedua, Affiliate atau perantara, yang bertugas mempromosikan atau mengarahkan customer untuk membeli produk atau jasa milik merchant sehingga terjadi transaksi pembelian. Ketiga, Customer atau pelanggan, yang membeli barang atau jasa yang ditawarkan oleh affiliate secara online.

Jenis pembayaran komisi dalam affiliate marketing bervariasi. Pertama, Cost per Click (CPC), di mana komisi dibayarkan ketika pengunjung mengklik tautan afiliasi. Kedua, Cost per Lead (CPL), di mana komisi dibayarkan jika pengunjung mengklik tautan afiliasi dan melakukan tindakan tertentu seperti mengisi formulir. Ketiga, Cost per Sale (CPS), di mana komisi dibayarkan setiap kali pengunjung melakukan pembelian melalui tautan afiliasi. Keempat, Cost per Action (CPA), di mana komisi dibayarkan jika affiliasi berhasil membuat pengunjung mengklik, mendownload, menginstall, dan menggunakan produk atau jasa yang ditawarkan.

Beberapa contoh jaringan afiliasi terkenal termasuk Amazon Associates, program afiliasi terbesar yang dimiliki oleh Amazon, di mana afiliasi dapat mempromosikan produk yang dijual di Amazon dan mendapatkan komisi berdasarkan penjualan dari link afiliasi mereka. Commission Junction (CJ Affiliate) menghubungkan afiliasi dengan berbagai jenis merchant. ThirstyAffiliates menawarkan berbagai produk dan komisi yang bervariasi.

Affiliate marketing memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya meliputi kecepatan relatif tinggi, modal yang digunakan relatif murah, dan risiko kerugian yang jauh lebih kecil. Namun, juga terdapat kekurangan seperti kompetisi yang tinggi, ketergantungan pada afiliasi, pendapatan yang tidak tetap, serta kebutuhan akan upaya dan kesabaran.

Contoh platform affiliate marketing di Indonesia meliputi Tokopedia Afiliasi, di mana kreator konten dapat memperkenalkan produk untuk menarik konsumen dan menerima komisi hingga 10%. Shopee Afiliasi adalah program bagi kreator konten profesional untuk mempromosikan produk Shopee dan menerima komisi sebesar 2,5% hingga 10%. Lazada Afiliasi memungkinkan afiliasi menerima link afiliasi sebagai materi promosi di media sosial atau website, dengan komisi maksimal sekitar 10% dari harga produk. Amazon Associates, program afiliasi terbesar di dunia, memberikan komisi hingga 20% setiap penjualan produk yang memenuhi syarat serta komisi khusus dalam acara tertentu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERENCANAAN STRATEGI DALAM BISNIS RITEL

Pertumbuhan bisnis (business growth)

Model bisnis start-up